Bisnisku
| Alhamdulillah! Jualan Tahap Pertama Sukses |
|
|
|
| Ditulis oleh ovan | |||||||
| Rabu, 14 Januari 2009 11:14 | |||||||
|
Ketakutan, kekhawatiran dan segala macam pikiran negatif seakan menjadi rantai kaki yang menghalangi langkah. Takut nggak laku, khawatir nggak disukai orang adalah salah dua dari sekian banyak hal yang membuat langkahku maju mundur. Tapi, begitu langkah pertama diayunkan, langkah ke dua dan selanjutnya terasa ringan dan Alhamdulillah ada saja pertolongan Allah yang tidak terduga. Awalnya, menentukan nama brand toko kami cukup menguras pikiran dan tenaga. Memilihkan nama bagi orang lain terasa mudah. Tapi, begitu memilih nama untuk toko sendiri, duh... rasanya semua nama pengin dipakai. Pikir punya pikir. Pilih punya pilih. Ada beberapa alternatif nama yang dapat digunakan. Mulai dari Basmallah, Nur, An-Nur, Salsabila, dan lain-lain. Memang nggak bisa semua nama dipakai. Kan, nggak lucu kalo nama tokonya sepanjang kereta api seperti Basmallah Nur Annur Salsabila Karomah Sakura Alhamdulillah. So, karena bingung dan beberapa nama tersebut sudah ada yang punya, akhirnya kami putuskan untuk menggunakan nama CAHAYA sebagai pengganti nama NUR. Kami berharap, busana muslim yang kami jual itu dapat menambah cahaya yang terpancar dari dalam diri pemakaianya. Itu baru tahap penentuan nama. Kemudian, tahap selanjutnya membuat display di internet. Oleh karena kami belum punya cukup modal untuk menyewa toko, sedangkan keinginan untuk berdagang terus menggelegak, maka kami memutuskan untuk membuka toko online saja sebagai alternatif pemasaran dibantu dengan pemasaran offline yaitu 'merayu' teman-teman kantorku dan tetangga untuk membeli dagangan busana muslim kami. Sehari-dua hari kami pajang di internet, toko online busana muslim CAHAYA belum mendapat respon. "Waduh, gimana caranya nih?" tanyaku pada diriku sendiri. Akhirnya... CLING!! daftar ID YM yang ada di list-ku langsung kukirimi kabar dibukanya toko online busana muslim CAHAYA. Isinya: Assalamualaikum, Silahkan berkunjung ke toko onlineku di http://tokobusanamuslimcahaya.blogspot.com Bila berminat boleh pesan dan barang akan dikirim. Ditunggu orderannya, ya ... trims Semenit, dua menit, tiga menit tidak ada respon dari teman-teman YM-ku sampai kemudian ada jawaban dari salah seorang teman YM-ku. Waalaikumsalam. Wah... buka toko online rupanya. Bajunya bagus-bagus tuh Mas Ovan. Akupun menjawab Alhamdulillah kalo berkenan. Tapi jangan hanya bilang bagus doang dong. Sekalian order gitu....hi...hi...hi (jawabku sedikit maksa) Diapun membalas Eh.. iya... saya naksir sama yang model 666 B. Boleh pesan satu, ya Aku segera menjawab Tentu boleh, Mbak. Dua, tiga, empat lusin juga boleh...he...he...he...trims Diapun menjawab balik Satu dulu deh Mas. Ntar klo ada rezeki ambil lagi. Tapi omong-omong saya kirim uangnya kemana, ya Mas. Koq di blognya nggak ada no rek Mas Ovan? TUING!! Bagaikan dipukul palu godam 1000 Kg, aku baru nyadar bahwa aku belum memasukkan No.Rek. Bank di toko onlineku. Dengan sedikit malu aku segera menjawab. Maaf, Mbak kelupaan. Saya kirim lewat sms, ya Akhirnya hari itu ada juga pembeli daganganku via online. Beberapa hari kemudian, aku juga mendapat orderan via online dan lagi-lagi pemesan menanyakan No. Rek untuk transfer. Waduh, blom kumasukin juga nomer rekeningnya. Karena kesibukan yang lain aku terus kelupaan untuk memasukkan nomer rekening bank-ku. Saat ini juga, aku akan memasukkan nomer rekening bank-ku agar tidak terjadi kesulitan dalam proses pemesanan busana muslim daganganku. Sampai hari ini, aku nggak habis pikir bahwa aku telah memulai sebuah usaha atau kalau mau dibilang kerennya bisnis. Ternyata benar bahwa "LANGKAH PERTAMA ADALAH LANGKAH YANG PALING BERAT". Kalau sudah mampu melangkahkan kaki untuk pertama kalinya, langkah-langkah berikutnya adalah usaha-usaha dan tawakkal kepada Allah SWT.
Powered by !JoomlaComment 3.21
3.21 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |














